Posts

Showing posts from April, 2014

Pemilu yang Lucu

betapa indahnya islam ini, semakin kita menyelami semakin banyak tantangan yang perlu di hadapi. saudaraku di negara lain berjuang dengan nyawa hanya untuk menunjukkan jati dirinya sebagai muslim. mesir gaduh hanya karena penegakan panji-panji kebenaran. sudah benar2 butakah mata hati mereka? aku tak habis fikir bagaimana mungkin kebaikan itu dilawan dan malah dibumi hanguskan? apa yang ada di fikiran mereka? apa sebenarnya tujuannya? bukankah kebahagiaan kan dicapai dengan kebaikan. apa yang ada ifikiran mereka saat membunuh orang-orang tak berdosa bahkan anaak-anak padahal mereka juga punya saudara dan anak. sudah benar-benar mati kah hati mereka? dan semakin kemari semakin terlihat apa yang sebenarnya terjadi dan banyak orang yang tak mau rugi. ini dapat dilihat jelas saat pemilu, mulai dari cara konvoi yang sangat mengganggu, lucu sekali saat itu berpapasan dengan konvoi dari partai moncong putih. suara motor mereka sangat mengganggu dan akhirnya aku memaklumi sebab mereka adalah ...

!!!???

mungkin aku harus lebih memahami diri ini apa maunya, aneh sekali kenapa setiap kali bertemu dan membicarakan tentang lembaran-lembaran kertas kami selalu melemparkan belati satu sama lain saling menyayat dada satu sama lain juga saling menghancurkan hati satu sama lain. Mungkin aku perlu banyak instropeksi diri, ada pukulan keras disini ya disini didalam dada ini. Saat itu ada sebuah kajian dan pembicara mengatakan janganlah kamu menjauhi lingkungan yang baik meski itu menjengkelkan hatimu, janganlah kamu menjauhi teman yang baik meski ia begitu menjengkelkan. Hmmm dalam teori sih gampang, tapi dalam implementasinya ini loh luar biasa berat tuk di jalani. Aku bingung sendiri kenapa kita selalu bermasalah saat mengerjakan lembar-lembar kerja ini? Sungguh aku tak menginginkan hal ini. Harus seperti apa sikapku agar kita tidak terus menerus seperti ini, ini mengingatkanku padanya namun kita masih bisa bersahabat hingga kini. Apakah itu berlaku juga untukmu dan aku??? Jawab aku, agar aku...
"setiap kejadian pasti ada hikmahnya" kalimat ini sudah menjadi hal umum diutarakan tapi sudah tahukah kita apa maksudnya? sudah paham kah kita? banyak orang yang mengeluh saat sakit, namun ada juga orang yang tidak mau jika ada orng yang tahu bahwa dia sakit, ada juga yang gak mau ngomong karena ingin melihat kepekaan orang lain, ada juga yang memberi tahu hanya untuk menyampaikan kondisi tubuhnya. yang manakah kita??? aku menemukan sesorang yang bercerita kondisinya setelah dia sembuh, dan setelah aku tanya ia menjawab, kalau aku ngomong padahal aku bisa mengatasi takutnya orang yang tahu itu panik dan nanti dia malah ngurusin aku padahal aku masih bisa ngurus diriku. nyesek banget rasanya saat denger itu betapa mbaknya masih memikirkan orang lain padahal saat itu ia sedang sakit. jadi merefleksi diri, aku yang masih sangat suka mengeluh perlu memperbaiki diri menata hati untuk apa, dan apa akibat yang timbul dari tindakan kita. dari situ juga aku mendpat pelajaran ba...

malam

ada yang aneh disini firasat apa ini begitu mencekat tenggorokanku aku benar-bnar ingin lari tapi melarikan diri dari apa? sesak rasanya begitu sesak seolah tak ada lagi oksigen disekelilingku ada apa ini??? harus seperti apa aku? aku tak mengerti apa ini apa ini sedih? atu marah? atau kecewa? tapi pada apa? tiba-tiba aku ingin menangis tolonglah adakah yang mau memberi tahuku apa ini? tak mau berhenti tanpa penngetahuan ada apa ini?? apakah tangis bisa menghilangkan rasa ini? dingin juga kaku biar saja tertutup jika tiba-tiba tertutup

brother and sister

Hujan tiba-tiba saja datang mengguyur kota yang panas dan sesak ini, sesak ya sesak itulah yang aku rasakan. Dan langit sepertinya mendengar penggalan nafas pendekku jadi dia berinisiatif untuk menurunkan butiran Kristal tuk menyejukkan hatiku. Aneh memang, belakangan ini langit kota ini cerah namun tiba-tiba hujan dan lebih anehnya lagi di malam hari aku bisa melihat bintang juga bulan. Padahal semenjak kedatanganku kesini bisa dipastikan jarang sekali aku melihat keindahan langit yang seperti ini, yang ada hanya panorama menawan dari langit yang kelabu dan terkesan merah. Mungkin langit ingin menghiburku jadi dia mengikuti keinginanku melihat bulan. Ah bulan ya bulan, bulan yang cantik berbentuk lengkungan senyum membawa anganku kembali atas kejadian berbulan bulan lalu saat segalanya berhenti dan menjadi nol kembali. Mungkin tidak bisa disebut nol karena masih ada bekas tapak kaki disini, setelah sekian lama akhirnya sandiwara yang aku jalani usai sudah, namun kadang masih saja rin...

Nikah Dini Serius Nih?????

Image
pernikahan dini? aku punya banyak sudut pandang untuk hal ini tetapi aku merasa adalah pemikiran berani namun juga egois tinggi. apa lagi pernikahan terjadi diatas ketidak mapanan dan belum lulus dalam artian masih dalam tanggungan orang tua. hmmm gak bisa deh membayangkan jika anak yang di besarkan susah payah belum lulus namun sudah mengambil keputusan untuk menikah. betapa sedih orang tua padahal selama sekolah kita banyak melakukan kegiatan yang menuntut kita untuk tidak berlama-lama berdiam diri. lalu saat kita berada ditengah-tengah perjalanan mencapai kata lulus tiba-tiba saja kita menikah. entahlah memang pernikahan itu adalah hal yang baik namun harus juga dilihat situasinya. karena saat kamu menikah berarti kamu sudah siap untuk menambah peran dan disini kamu juga harus melihat lingkungan karena bagaimanapun lingkungan juga tempatmu berkonstribusi. jadi sebelum memilih mengambil tanggung jawab harusnya kau berfikir. maaf mungkin aku terlalu menggunakan asumsi dan opini disi...

Gorlput? gak Lah Ya

Image
8 hari lagi menuju pencoblosan, sudah menetapkan pilihan kah???? disini di tempat ini dan di usia ini aku memiliki tambahan kewajiban yakni ikut menentukan nasib bangsa Indonesia 5 tahun mendatang. begitu juga denganmu yang sudah 17 tahun kamu mendapat kewajiban untuk menentukan Indonesia 5 tahun ke depan. tapi lucu sungguh lucu dan memang benar apa yang dikatakan Ketua BEM FIP bahwa dalam demokrasi wajar jika ada perbedaan. namun dalam hal ini aku bingung, bagaimana mungkin banyak yang memilih sebagai golongan putih ketimbang menunaikan kewajiban. lalu kamu bagaimana??? mau ikut golongan putih apa menunaikan kewajiban? jika aku yang ditanya maka aku akan memilih yang kedua saja. karena bagaimana pun hidup kita ini politik jadi akan aneh jika kita anti dengan politik. oke saya akan menunjukkan satu saja bukti bahwa kita tidak bisa lepas dari politik, kita pergi ke sekolah maupun kampus adalah hasil kebijakan politik, bayangkan uang SPP kita itu asalnya ya dari pemikiran politik, ok...