surat untuk guru
satu kata "miris" marah dan kecewa pun mulai berjalan beriringan, saya hanya menulis dan semoga dapat membuka mata atau jika sudah membuka mata semoga dapat bangun dari ketidakpedulian percakapan malam ini tentang sebuah sekolah di ujung timur pulau jawa. sekolahku dulu yang membentuk sebagian besar diriku kini dan aku sangat berterimakasih untuk itu. Banyak cerita, kisah, juga pengalaman yang aku dapatkan di sana, keberanian, persahabatan, semangat belajar, cita-cita, bahkan aku bertemu dengan guru-guru yang memiliki ketulusan mengajar mereka benar-benar peduli akan masa depan kami dan berusaha keras mengantar kami ke gerbang masa depan dengan bekal yang mereka letakkan di otak dan hati kami. Sekolah ini hanyalah sekolah kecil di dekat pelabuhan, letaknya di tengah sawah dan sungai, bahkan sungai membelah sekolah menjadi dua dengan airnya yang sangat jernih dan sejuk. Anak-anak selalu menyebut bahwa sekolah ini Mewah...