Posts

Showing posts from January, 2019

Catatan Harian

Catatan 27-28 Januari 2019 Catatan sejarah untuk putra putriku Tingkah Rusuh Konvoi PDIP di Yogyakarta Hari ini aku menulis untuk berbagi tentang apa yang terjadi kemari, 27 Januari 2019 di Yogyakarta Kemarin aku ke Jogja dan kembali ke asrama sekitar pukul 13.30 Sepanjang perjalanan di siang hari yang terik kemarin, dari arah Godean aku menuju daerah Pogung, sepanjang jalan banyak kutemui kelompok kecil masa kampanye yang sepertinya menuju satu titik. Awalnya sih gak tahu masa kampanye, sebab benderanya dan pembawaya seperti supporter bola juga motor yang memekakkan gitulah pokoknya. Aku singgah dulu di Pogung sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Wirokerten. Ternyata pada pukul 13.30 masa kampanye masih ada, aku emmang tipe orang yang tidak menyukai suara motor keras yang disengaja dengan tampilan pembawanya yang urakan pun  cara menyetir yang seenak sendiri jujur saja itu membuatku takut kalau-kalau terjadi kerusuhan karena biasanya orang-orang seperti ini berse...

Lirik Ibu karya Jasmine Elektrik

Image
Kau ajariku berjalan Membimbingku perlahan Hingga terapai segala yang ku cita-citakan Slama ku dibesarkan Slama ku dipelukan begtu banysak ds yg kulakukan buat ibu terluka buat ibu kecewa mohonku diingatkan mohonku dimaafkan ku kayuh perahu menuju pulau citaku diiringi doa nasehat bijakmu ibu ku arungi hidup berbekal ilmu darimu kasih sayangmu ibu tak terbantahkan waktu

Terbukalah pada ibumu dan kau kan lihat cintanya padamu

Image
Dapat pertanyaan dari Jasmine Elektrik,"Bagaimana kamu menceritakan sosok ibu kamu?" Butuh waktu untuk berdiam diri dan berfikir tentang hal ini, sosok seperti apakah ibuku. Sosok ibuku bisa jadi sama seperti ibumu bisa juga tidak, tapi percayalah semua ibu memiliki persamaan yakni  menyayangi anak-anaknya, menginginkan yang terbaik untuk kehidupannya dengan cara beliau masing-masing. Dalam kenangan masa kecilku, ibu adalah sosok yang suka marah-marah dan keras. Keras dalam artian suara juga tidak sabar akan banyak hal karena ibuku adalah wanita yang dibentuk dengan keras selama hidupnya. Kalau bertanya tentang sosok ibu kepadaku, maka sama saja sedang bertanya tentang diriku sendiri karena sepanjang hidupku kami sama-sama belajar untuk saling mengenal. Aku ingin bercerita sebuah kejadian Suatu hari saat aku baru berada di Kota Yogyakarta untuk melakukan studi, aku berkenalan dengan banyak orang baru. Di kos tempatku tinggal kami suka berkumpul dan mengobrol untu...

Komet- Tere Liye

Image
Keinginaa untuk membuat tulisan tentang novel ini tuh udah lama, bahkan paragraf awal udah dimulai sejak awal Desember tahun lalu, tya baru kali ini bisa terupload di blog ini. Dan ini persembahan untuk kalian yang penasaran dengan novel Bang Tare yang berjudul 'Komet' Kalau kata ustadz Faudhil Adzim saat kita berbicara mengenai buku atau bincang buku biasanya ada dua hal yang dilakukan yakni memceritakan secara singkat mengenai isi buku atau memilih momen atau bagian dari buku itu yang menarik kemudian di bahas. Utuk tulisan kali ini aku akan menggabungkan kedua hal itu jadi akan menceritakan secara singkat dan menggabungkan dengan opiniku tentang cerita ini. Baiklah selamat menyimak saudara-saudara. Novel ini adalah sequel lanjutan petualangan tiga sahabat yakni Raib, Seli, dan Ali mengunjungi dunia paralel,. Sebelum ini sudah ada Bumi, Bulan, Matahari, Bintng, dan Ceros & Batozar. Petualangan yang dilakukan ketiga sahabat ini bukan petualangan biasa karena mema...

Catatan Harian

Hari Pertama Sudahkah kuceritakan kepadamu perihal aku yang berada di sudut Kotagede-Banguntapan, jika belum baiklah kuberitahu untuk 30 hari ke depan aku akan berada disini. Sore ini aku pulang dari Darush Shalihat menuju Rumah Cinta Ulya, awalnya sih hanya sekedar mendung tapi ternyata gerimis ingin segera menyapa, karena merek terlalu semangat menyapa maka jadilah berbondong-bondong mereka menyerbu hingga basah tak lagi dapat kutolak. Sebenarnya sih memang belum ada rencana gimana caranya agar bisa sampai Kotagede, adanya cuma pasrah aja dan mikir pasti ada jalan. Dan benar adanya, Siti Nurhasanah sholihah berkenan untuk mengantarku, tapi ternyata sekitar pukul 13.00 ia harus menuju te,mpat lain yang lebih prioritas. Eih jangan kecewa dulu, Allah memberkan bantuan dengan jalan mengirimkan Danar sholihah kepadaku. KAmi berangkat lebih lambat dibanding rencana yakni pukul 12.46 sama seperti kepulanganku dari DS, awalnya ahnya mendung namun ditutup dengan suka cita air yang menyentu...

Qur'an Camp #4 SMP IT Salman Al Farisi

Image
Hai. Kemarin aku sudah menulis tentang agenda di TPA teman GArda FIP yakni Amar sholih. Kali ini aku ingin berbagi cerita tentang agenda yang aku ikuti setelahnya. Pagi itu tanggal 25 Desember 2018 setelah bercakap-cakap dengan ibunya Amar dan Arsya aku bersiap menuju SMP IT Salman Al Farisi. Jadi beberapa hari sebelumnya Pandega (Member GARDA 13 UNY) nyebar bc an tuh tentang dibutuhkannya pemandu untuk Qur'an Campp. Jadi aku beberapa bulan sejak bulan Oktober disibukkan dengan urusan dunia yang berefke keringnya diri karna ruh minim banget untuk diberi gizi. Ya udah aku menghubungi Pandega. Dan begitulah cerita aku bisa bergabung di agenda Qur'an Camp. Qur'an Camp ini pesertanya adalah anak-anak SD kelas besar, tujuannya adalah anak senang menghafal udah begitu saja. Tujuan yang satu bukan berarti sesimpel itu karena membuat agenda yang menarik menurutku butuh duduk berfikir, dan aku seneng banget bisa bergabung di agenda ini. Jadi punya referensi kalau mau bikin agen...

Kisah Zahid dan Zulfah

Image
Mari kita selami kisah Zahid dan Zulfah Kisah orang-ornag yang senantiasa menghamba kepada Allah di sepanjang hidupnya. Kisah ini terjadi pada masa Rasulullah masih hidup. Pada masa Rasulullah ada seorang sahabat bernama Zahid, ia adalah salah satu ahlus suffah yakni sahabat Rasulullah yang tidak memiliki saudara ataupun keluarga dan kemudian ditempatkan di teras Masjid Nabawi. Banyak Ahlus suffah itu ada Abu Hurairah, Salman Al Farisi dan yang lain, Rauslullah menyapa Zahid yang sedang mengash pedangnya, saat itu Zahid usianya 35 tahun dan masih sendiri, kemudian Rasulullah bertanya,”Zahid kenapa masih sendirian?” tentu ada maksud Rasulullah bertanya tentang hal ini, sebenarnya Zahid paham maksud Rasulullah tapi dnegan cerdas Zahid menjawab,”Saya nggak sendirian kok Rasulullah, ada Allah bersama saya.” Jawaban yang betul-betul menunjukkan imannya. Karena Zahid sepertinya mengalihkan, Rasulullah pun bertanya secara langsung,”Maksud saya kenapa kamu belum menikah?” Saat ditany...