Posts

Showing posts from April, 2020

Ngenyang/ Nowo/ Menawar

Image
"Lah biasanya loh cuma 8 ribu kok 10 ribu, gak mau aku mahal banget." Begitu katanya dengan suara lantang dan tinggi sampai orang-orang sekita memandang ke arah mereka Seorang pemuda penjual roti, ah kalau diposisi dia aku pasti malu tapi roti itu bukan miliknya yang bisa dijual seharga yang diminta si pembeli. Ia pun pergi sam bil menunduk dan berkata lirih "Ya sudah pak maaf harganya10 ribu". Kejadian sore ini di pasar. Ingin aku bilang ke mas mas penjual roti bahwa dia keren. Dan semoga ia bisa mencapai apa-apa yang ia citakan, semoga Allah ridhoi apa yang dilakukan dan semoga Allah karuniakan keberkahan. Jadi inget dulu waktu di kelas selepas subuh Ummi Masbihah bilang bahwa ummi tidak pernah menawar saat membeli, aku yang mendengarnya tentu tak sepakat. Maklum meski muda, jiwa emak-emak suka nawar sudah ada dalam diri. Tapi ummi bilang jangan begitu, karna islam itu mengatur hubungan bukan hanya dengan Allah tapi juga dengan sesama makhluk ciptaanNya. Ki...
Sajak ini kutulis untuk mbak Naim dan Danang Teman-teman yang kujumpai di perjalanan Hari ini di tengah pandemi, dua hati bersatu melangkah maju mengarungi kehidupan ada akad yang diucap Ada tekad yang tertancap, menyambut sunnah Rasulullah dengan mantap Dengan menyebut nama Allah Ikrar tuk berjuang bersama sebagai kekasih suci tlah disahkan Bersama hati dengan landasan Iman mengikatkan jiwa dan raga, mitsaqon golidzo Melipatgandakan kebaikan dan kebermanfaatan Doa'a-do'a yang teriring memekarkan senyum bukan hanya pada sepasang hati, tapi juga bagi kami yang ikut bahagia atas berita ini Selamat menempuh perjalanan baru Selamat bertumbuh bersama Semoga bahagia selalu membersamai Semoga cinta kalian terus tumbuh hingga nanti bersama anak-anak yang sholih sholihah Semoga kalian menjadi kekasih sehidup sesurga Baarakallahu lakuma wa baraka alaikuma wa jama'a bainahuma fii khoir

Wanita Kartini

Jika Kartini berangkat dari kata emansipasi Maka kini, kami para wanita berbicara tentang kontribusi Menyadari peran yang Allah titipkan pada diri Tuk saling melengkapi bersama para lelaki Kami bicara tentang peran luar yang diambil namun tetap fokus pada perkara domestik Menjadi ibu bagi anak-anak di dalam rumah Juga menjadi payung kasih bagi manusia di luar sana Karna pada setiap aliran darah yang Allah hadirkan kan diminta pertanggungjawaban Karna pada setiap kemampuan, kapasitas yang dimiliki terdapat hak manusia lain tuk menikmati Maka bertebaranlah kamu dimanapun itu sesuai mampumu  Menyebar manfaat dari apa yang ada padamu Selamat bertumbuh wanita Indonesia Bumi ini menanti sumbangsihmu

Manusia Kuat

Percakapan kita pagi ini tentang idealisme dan cinta. Bagi seorang dengan idealisme ia pasti memiliki cinta sejati, sebab pikir saja ia begitu teguh memegang apalagi perkara hati. Sebenarnya masing-masing kita pasti memiliki cinta sejati (jodoh yang sudah Allah siapkan), bedanya dengan para idealis adalah banyaknya permainan yang dilakukan dan ketidakseriusan yang mengakar dalam hidup. Karena bagi para pecinta sejati, segalanya akan mengakar kuat dan tumbuh kokoh. Perkara cinta yang adalah kata kerja maka ia butuh tertuang dalam tindak-tindak kerja yang nyata. Untuk para pecinta sejati meski cinta itu bisa saja tak bisa beralasan tapi ia pasti berlandasan. Seperti halnya pada mereka yang tergabung dalam suatu club, menyukai hal yang sama