Wedi Ombo

Senja
Sebuah perjalanan membangkitkan semangat. beberapa hari belakangan atau berminggu-minggu belakangan memang futur sedang memelukku dengan begitu erat. jadi males ikut agenda ini itu, mangkir dari syuro, kalau ketemu mbak-mbak pasti pengennya kabur tak ingin bertemu.
Waktu itu memang aku menghindar dari teman-teman fakultas namun aku aktif kegiatan diluar fakultasku. entahlah tapi memang ada perbedaan yang begitu kental, karena di sini aku merasa dibutuhkan dan kehadiranku membawa manfaat berbeda saat di fakkultas akumerasa tanpa akupun akan tetap berjalan. entah itu fikran asalnya dari mana.
singkat cerita di Idul Adha ku yang kedua di kota Gudeg aku mengikuti agenda baksos yakni Tour Dakwah KAMMI Komusariat UNY di daerah aku lupa nama daerahnya yang jelas jauuuuuuhhhh banget ngelewatin gunung kidul masih jaaauuuuhhhhh..
tempatnya terpencil dan untuk mencari pasar saja butuh menempuh jarak 20 km lebih. tapi entah disini sangat menyenangkan. meskipun lelah tapi tetap senang.
mungkin karena ukhuwahnya begitu kerasa disini sangat sangat nyaman dan kekeluargaan.
selesai agenda kami memiliki ide untuk pergi kepantai dan akhirnya dituruti, kami pergi ke pantai wedi ombo dan menyenangkan sekali rasanya jiwaku yang mati mulai kembali

Pelepasan lelah

Harapan


Here iam

GARDA 13

Senja di Wedi Ombo



Comments

Populer Post

Sinopsis novel Akatsuki

Proses Osmosis pada Kentang

Bunga dan Kumbang