Semangat!!!
Sudah sangat lama aku bertanya pada diri sendiri, juga sudah sangat lama aku bertengkar dengan akal sehatku. Saat kita terlalu dekat dengan seorang teman lalu ia pergi kadang kita merasa menjadi satu-satunya orang di dunia yang paling berhak menangis, dan merasa menjadi orang yang akan menjalani hidup seorang diri karena sudah terlalu terbiasa dengan seorang teman itu yang membantu kita menyelesaikan suka maupun duka yang ada di depan. karena terlalu sering kita berpegang tangan padanya bahkan meminjam bahunya meski hanya dalm mimpiatau via media :) Sadarkah kita bahwa ia bukan hanya untuk kita dan pastinya banyak juga yang merasakan apa yang kita rasakan jadi ya tak seharusnya membebankan sakit atas kepergiannya di pundak dan hati sendiri. karena ia bukan hanya milik kita, ia milik umum. Ia memang orang baik dan gigih, karna tak sembarang orang bisa menembus pertahanan ini. tak mudah membuatku seperti ini. tapi ia berhasil masuk dalam hidupku, tapi mau bagaimana lagi toh ia sudah...