Aysel Lana



Hujan!!!!
Tuh kan bener, coba tadi bawa payung mesti gak bakalan nunggu disin lama-lama
Tapi sebenarnya juga gak terlalu masalah sih, karena aku suka hujan
Ada yang bilag kalau orang yang suka hujan itu adalah orang yang melankolis, hmmm kadang aku sepakat kadang juga gak.
Sebab hujan sealu membawa banyak makna
Sejujurnya aku bingung apa yang harus aku tulis sebab saat ini aku berada di ambang perbatasan pikiranku sendiri.
Apakah aku akan menulis khayalan kisah manis ataukah kisah sesuai seharusnya.
Jadi begini, aku menyukai kisah romanti masa remaja, tapi satu sisi aku tak menyetujui karena bagaimana ya cerita romantis jika tak berkepastian (nikah) itu hanya sebuah kesesatan saja menurutku.
Karena pada dasarnya saat kamu menyukai seseorang, pasti dalam dirimu ada dorongan untuk dekat dengannya. Meski kamu bilang gak ya. Tak selamanya rasa suka berarti ingin memiliki.
Bohong ah kalau gitu.
Yang namanya suka pasti ada khayal untuk kebersamaan, itu pasti!
Gak percaya? Tanya deh pada dirirmu sendiri.
Dan disitulah masalahnya. Oke sama-sama suka nih, tapi kan belum pasti nikah nya, bisa jadi rasa suka itu beralih pada yang ain, atau mati duluan, atau keadaan-keadaan lain yang memungkinkan tak bersama.
Tapi yang namanya kenangan itu pasti membekas di memori manusia, dan hati manusia adalah hal yang rapuh untuk berganti.
Cringggg!!!! Ciiinggg!!!
“Ay, nanti mampir bentar ya ke kopsis, laper nh makan dulu ya?”
“Hemmmm” jawab Aysel tanpa menoleh kepada si empunya suara.
Ganggu banget sih, nanggung nih bacanya. Jadi mkir lagi, emang ya rasa suka tuh bisa jadi persepsi, apa jangan-jangan rasaku juga cuma persepsi? Lamunan Aysel buyar oleh Binar yang udah narik-narik dia buat segera keluar kelas. Istirahat Cuma 20 menit nih, katanya.

Comments

Populer Post

Sinopsis novel Akatsuki

Proses Osmosis pada Kentang

Bunga dan Kumbang