Definitely Love

Beberapa waktu lalu aku mengunjungi Progo niatnya mencari keperluan pernak-pernik piring gelas, eh ternyata disana ada juga pameran buku. Alhasil mampirlah, ya maklum kecantol deh sama novel. Ada dua novel yang berhasil dibawa pulang tapi untuk tulisan kali ini aku maunya membahas asatu novel aja dulu ya judulnya “Definitely Love” karya kak Ayu Riana. 

Didalam novel ini mengisahkan hubungan ercintaan antara Klara, Jong Min, dan Yong Hwa. Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa membaca langsung novelnya, tipis kok hanya 248 halaman saja.
Kenapa aku membeli novel ini?
Jadi minggu-minggu ini adalah waktu penat yang luar biasa menerjunkaan moodku, untuk itu aku butuh asuppan manis selain dari makanan aku juga butuh asupan cerita manis. Kayak udah jadi kebiasaan yang sulit hilang aja sih yaki kalo lagi sunuk maka butuh asupan cerita romantis yang manis, ibarat orang-orang bisa sembuh denan cokla kalau aku dengan novel.
Meski untuk kehidupan saat ini sangat bertolak belakang sih apa yang benar-benar ku anggap kisah manis dan kisah yang ku anggap manis di dalam novel. Tenang aja, aku sudah membaca banyak novel manis jadi sudah cukup terbentengi hatinya kok untuk tidak melanggar prinsip.
Di dalam novel bisa saja ku katakan kisah cinta teenlit, amore adalah kisah-kisah manis, tapi kisah sepeerti itu menurutku racun jika di dunia nyata. Karena manisnya kisah cinta di dunia nyata adalah kisah cinta setelah pernikahan, sebelum pernikahan maka itu racun.
Jadi kalau aku bilang manis saat membuat ulasan ini berarti aku sedang berada dalam atmosfer novel ya.
Oke lets back to the topic
Di dalam novel ini dicritakan bahwa Klara dan Jong Min telah berteman atau lebih tepatnya bersahabat sejak kecil dan saat ini mereka menjadi secret roomate. Tahulah ya kehidupan artis korea kan emang ribet banget dan pasti mereka berusaha ekstra menghindari pemberitaan yang kurang menyenangkan.
Klara debut di Jepang dan baru kembali dari sana setelah 3 tahun, namun sekembalinya Klara dan pertemuannya dengan Jong min tak membuat jarak diantara kedua sahabat ini. Persahabatan mereka so sweet banget, merek tuh bisa saling menjaga dan menumbuhkan kapasitas masing-masing, saling mendukung dan menyayangi bahkan gak malu gitu untuk mengungkapkan rindu atau rasa sayang, maka aku sebagai pembaca juga ikut mersakan betapa dekat mereka.
Terkait tokoh kedua yakni Yong Hwa sebenarnya dia orang biasa sih, ya memang dia tampan dan seorang idol tapi dalam hubungan dengan Klara ppun sebenarnya bisa dilihat Klara hanya menganggap teman saja. Disini dapat pengalaman nih betapa sesuatu yang kita anggap biasa ternyata bagi orang lain bukan hal biasa. Bagi Klara mungkin hal biasa makan bareng Yong Hwa, tapi bagi Yong Hwa ia menganggap sebagai sebuah peluang pun meski ia telah tahu bagaimana kedekatan Klara dan Jong Min.
Dan tentang apa yang dilakukan Jong Min yakni menjauhi Klara karena menganggap lara dan Yong Hwa saling suka menurutku hal yang manusiawi sih sebab peralihan rasa persahabatan ke arah rasa kepemilikan kekasih adalah hal yang sensitif dan sedikit memalukan jika langsung diakui kan gak tau Klara suka dia apa gak (dalam konteks pasangan kekasih lo).

Ya begitulah cinta dengan segala bumbunya. Menurutku novel ini ringan dan bagus untuk mengurangi kepenatan. Udah gitu aja. 

Comments

Populer Post

Sinopsis novel Akatsuki

Proses Osmosis pada Kentang

Bunga dan Kumbang