Pergi karya Tere Liye
Novel ini adalah sequel lanjutan dari novel Bang Tere yang berjudul "Pulang", dan sepertinya masih akan ada lanjutannya. Kir-kira kapan ya Bang Tere akan nerbitin lanjutannya? Sebagai penggemar tulisan Bang Tere aku sih menunggu dengan sabar :D
Aku membeli novel ini pada 9 September 2018, novel yang udah lama jadi inceran dan baru keturutan. Belinya sih sama Nisum (Annisa Suminar) eh sma kak Dinda juga di Togamas jalan Afandi yang kebutalan lagi ulang tahun.
Dan ini merupakan cetakan pertama edisi bulan April tahun ini, bahagia hehehe tentu saja.
Penulis: Bang Tere Liye
Jumlah Halaman:455 hal
Penerbit: Republika
Sama dengan 'Pulang' novel ini masih menceritakan kehidupan seorang Bujang yang sudah menjadi Tauke Besar. Kalau dalam 'Pulang' menceritakan masa kecil, pembentukan Bujang maka lain halnya di novel ini. sebelumnya diceritakan dalam 'Pulang' tentang kematian Tauke Besar yang diakibatkan dari pemberontakan Basyir dan juga serbuan dari keluargga Lin. Dan di novel kali ini menceritakan tentang perjalanan Bujang menumpas Master Dragon yang ternyata otak dari kekacauan dalam keluarga Tong di cerita lalu. kalau mau tau silahkan baca dulu novel 'Pulang'.
Sebenarnya kamu bisa aja sih langsung baca novel ini, tapi akan lebih terasa feelnya dan akan lebih sedikit pertanyaanmu jika kamu sudah baca 'Pulang'.
Ada tiga pokok yang aku dapat dari novel ini
1. Diego
2. Master Dragon
3. Jalan hidup Bujang
Tentang seornag bernama 'Diego'
Pada awal novel ini, Bujang melakukan pertemburan untuk merebut 'benda' yang dicuri dari keluarga Tong dan benda itu menjadi incaran dari pihak lain karena memang benda itu penting dan bisa amat sangat berguna. dalam perjalanna mengambil benda itu Bujang bertemu dengan sosok asing yang luar biasa mengejutkan karena ia mengetahui nama asli Bujang padahal hanya sedikit orang dan amat terbatas yang mengetahui namanya bahkan dalam keluarga Tong sendiri pun tak tahu nama aslu Bujang. Karena yang mereka tahu hanyalah Bujang atau si Babi Hutan.
Seorang lelai misterius yang mengajaknya ertarung, tak berhubungan dengan keluarga shadow ekonomi dan berjalan di kakinya sendiri tanpa ada yang memerintah. Siapa dia?
Dialah Diego Samad seornag putra dari Catrina dan Samad, yups jika kamu sudah membaca pulang tentu kamu akan tahu siapa Samad, ia adalah bapak dari Agam aka Bujang aka Si Babi Hutan.
Lalu apa urusannya disini? Bagaimana bisa Bujang memiliki kakak? apa yang telah bapaknya lakukan? Pertanyaan yang akan terjawab dalam novel ini melalui surat yang dikirimkan Diego kepada Samad, surat yang tak pernah terbaca oleh so tertuju.
Tentang Master Dragon
Otak kekacauan penuh ambisi dan keserakahan juga jaangan lupa ia licik. Master Dragon inilah yang menjadi otak kerusuhan dalam keluarga Tong, ia menghasut Basyir serta keluarga Lin untuk membuat keributan yang berujung pada meninggalnya Tauke Besar. alasannya? karena ia merasa bahwa bisnis keluarga Tong sudah besar dan ia tidak ingin itu, ia ingin menjadi satu-satunya yang berkuasa ooleh arena itu ia melakukan hal-hal yang merugikan keluarga lain. bukan hanya keluarga Tong yang diganggu oleh master Dragon melainkan keluarga lain yakni keluarga Yamaguci, karena kedekatannya dengan keluarga Tong dan juga keluarga itu menguasai asia pula khususnya Jepang. Untuk melawan master Dragon, Bujang perlu membentuk aliansi dengan keluarga Yamaguci dan Bratva.
Mengapa Bratva yang tak berada diwilayah asia menjadi salah satu yang diajak Bujang untuk aliansi? mau tau? Baca aja hhahhahaha
Dan dari Bratva akan adda warna baru dalam hidup Bujang karena kehadiran gelang milik MAria, lebih jelasnya silahkan dibaca.
Pada akhirnya pertempuran dengan Master Dragon bukan hanya aliansi tiga keluarga malah bisa dibilang pertempuran putera Samad membasmi amster Dragon, yups dalam pertempuran itu Diego dan Agam bersatu.
Perjalanan Hidup Bujang
Seorang Bujang memiliki segallanya, otak cemerlang, fisik yang gagah, kekayaan melimpah, kekuasaan jagan ditanya. tapi apakah Bujang bahagia? ini sebuah pertanyaan sulit
akan ia bawa kemana keluarga Tong?
akan kemana langkah kaki Bujang membawanya?
Hidup seperti apa yang Bujang inginkan?
Dan Bujang pun mengambil keputusan besar, ia melepas diri sebagai Tauke besar menyerahkannya kepada Basyir. Loh kenapa begitu?
Ddi belakang buku inni ada tulisan:
"Sebuah kisah tentang menemukan tujuan,
kemana hendak pergi,
melalui kenangan
demi kenangan masa lalu,
pertarungan hidup-mati,
untuk memutuskan
kemana langkah kaki
akan dibawa
pergi"
Ini juga pertanyaanku
Kemana Bujang kan melanjutkan hidupnya, bagaimana ia akan menemuh perjalannan hidupnya, apa yang menjadi tujuan hidup Bujang, apakah ia akan menemukan alasannya hidup . dalam novel ini belum menjelaskan jawaban dari setiap pertanyaan, dan menurutku puzzle jawaban akan terbuka dibuku selanjutnya
Aku akan menunggu kisah bujang selanjutnya, yups kisah Bujang selanjutnya. Ditunggu ya Bang Tere
Aku membeli novel ini pada 9 September 2018, novel yang udah lama jadi inceran dan baru keturutan. Belinya sih sama Nisum (Annisa Suminar) eh sma kak Dinda juga di Togamas jalan Afandi yang kebutalan lagi ulang tahun.
Dan ini merupakan cetakan pertama edisi bulan April tahun ini, bahagia hehehe tentu saja.
Penulis: Bang Tere Liye
Jumlah Halaman:455 hal
Penerbit: Republika
Sama dengan 'Pulang' novel ini masih menceritakan kehidupan seorang Bujang yang sudah menjadi Tauke Besar. Kalau dalam 'Pulang' menceritakan masa kecil, pembentukan Bujang maka lain halnya di novel ini. sebelumnya diceritakan dalam 'Pulang' tentang kematian Tauke Besar yang diakibatkan dari pemberontakan Basyir dan juga serbuan dari keluargga Lin. Dan di novel kali ini menceritakan tentang perjalanan Bujang menumpas Master Dragon yang ternyata otak dari kekacauan dalam keluarga Tong di cerita lalu. kalau mau tau silahkan baca dulu novel 'Pulang'.
Sebenarnya kamu bisa aja sih langsung baca novel ini, tapi akan lebih terasa feelnya dan akan lebih sedikit pertanyaanmu jika kamu sudah baca 'Pulang'.
Ada tiga pokok yang aku dapat dari novel ini
1. Diego
2. Master Dragon
3. Jalan hidup Bujang
Tentang seornag bernama 'Diego'
Pada awal novel ini, Bujang melakukan pertemburan untuk merebut 'benda' yang dicuri dari keluarga Tong dan benda itu menjadi incaran dari pihak lain karena memang benda itu penting dan bisa amat sangat berguna. dalam perjalanna mengambil benda itu Bujang bertemu dengan sosok asing yang luar biasa mengejutkan karena ia mengetahui nama asli Bujang padahal hanya sedikit orang dan amat terbatas yang mengetahui namanya bahkan dalam keluarga Tong sendiri pun tak tahu nama aslu Bujang. Karena yang mereka tahu hanyalah Bujang atau si Babi Hutan.
Seorang lelai misterius yang mengajaknya ertarung, tak berhubungan dengan keluarga shadow ekonomi dan berjalan di kakinya sendiri tanpa ada yang memerintah. Siapa dia?
Dialah Diego Samad seornag putra dari Catrina dan Samad, yups jika kamu sudah membaca pulang tentu kamu akan tahu siapa Samad, ia adalah bapak dari Agam aka Bujang aka Si Babi Hutan.
Lalu apa urusannya disini? Bagaimana bisa Bujang memiliki kakak? apa yang telah bapaknya lakukan? Pertanyaan yang akan terjawab dalam novel ini melalui surat yang dikirimkan Diego kepada Samad, surat yang tak pernah terbaca oleh so tertuju.
Tentang Master Dragon
Otak kekacauan penuh ambisi dan keserakahan juga jaangan lupa ia licik. Master Dragon inilah yang menjadi otak kerusuhan dalam keluarga Tong, ia menghasut Basyir serta keluarga Lin untuk membuat keributan yang berujung pada meninggalnya Tauke Besar. alasannya? karena ia merasa bahwa bisnis keluarga Tong sudah besar dan ia tidak ingin itu, ia ingin menjadi satu-satunya yang berkuasa ooleh arena itu ia melakukan hal-hal yang merugikan keluarga lain. bukan hanya keluarga Tong yang diganggu oleh master Dragon melainkan keluarga lain yakni keluarga Yamaguci, karena kedekatannya dengan keluarga Tong dan juga keluarga itu menguasai asia pula khususnya Jepang. Untuk melawan master Dragon, Bujang perlu membentuk aliansi dengan keluarga Yamaguci dan Bratva.
Mengapa Bratva yang tak berada diwilayah asia menjadi salah satu yang diajak Bujang untuk aliansi? mau tau? Baca aja hhahhahaha
Dan dari Bratva akan adda warna baru dalam hidup Bujang karena kehadiran gelang milik MAria, lebih jelasnya silahkan dibaca.
Pada akhirnya pertempuran dengan Master Dragon bukan hanya aliansi tiga keluarga malah bisa dibilang pertempuran putera Samad membasmi amster Dragon, yups dalam pertempuran itu Diego dan Agam bersatu.
Perjalanan Hidup Bujang
Seorang Bujang memiliki segallanya, otak cemerlang, fisik yang gagah, kekayaan melimpah, kekuasaan jagan ditanya. tapi apakah Bujang bahagia? ini sebuah pertanyaan sulit
akan ia bawa kemana keluarga Tong?
akan kemana langkah kaki Bujang membawanya?
Hidup seperti apa yang Bujang inginkan?
Dan Bujang pun mengambil keputusan besar, ia melepas diri sebagai Tauke besar menyerahkannya kepada Basyir. Loh kenapa begitu?
Ddi belakang buku inni ada tulisan:
"Sebuah kisah tentang menemukan tujuan,
kemana hendak pergi,
melalui kenangan
demi kenangan masa lalu,
pertarungan hidup-mati,
untuk memutuskan
kemana langkah kaki
akan dibawa
pergi"
Ini juga pertanyaanku
Kemana Bujang kan melanjutkan hidupnya, bagaimana ia akan menemuh perjalannan hidupnya, apa yang menjadi tujuan hidup Bujang, apakah ia akan menemukan alasannya hidup . dalam novel ini belum menjelaskan jawaban dari setiap pertanyaan, dan menurutku puzzle jawaban akan terbuka dibuku selanjutnya
Aku akan menunggu kisah bujang selanjutnya, yups kisah Bujang selanjutnya. Ditunggu ya Bang Tere

Comments
Post a Comment