Posts

Rapid Antigen - covid 19

 Bagi tenaga medis, setiap oranv yang datang periksa akan dianggap dan diberikan perlakuan seperti orang yang terduga covid. Tenaga medis akan menggunakan APD lengkap dan hal-hal pencegahan lainnya.  Tahun lalu ramai banget berita tentang Rapid dan ibu hamil, serta berbagai cerita dari teman-teman yang negatif rapidnya tapi swabnya positif. Kemudian muncul rapid gaya baru yakni rapid antigen yang katanya sih 80an% mendekqti akurat, tapi entahlah. Hari ini kakiku melangkah menuju klinik untuk mencoba rapid antigen, pengalaman baru ya kan jadi perlu di coba. Sebenarnya antara mau dan tidak mau sih untuk berangkat rapid, tapi setelah dihitung hitung dan dipepet sana sini serta diteror akhirnya budal juga. Ada alasan kenapa aku gak minta rapid, soalnya kondisi badanku baik-baik saja tak ada masalah dan tidak sedang akan melakukan perjalanan jadi rapid gak ada di agenda. Tapi karna seorang teman ada yang positif hasil rapid antigennya (tapi kalo berdasarkan perasaanku gak posit...

Resep Brownies Mbah Uti

 Desember ini Mbah Uti dapat cucu mantu, anak-anak matahati rewang dong. Kemarin kita buat Brownies untuk para tamu, percaya gak percaya beneran ini home made no tipu tipu. Squadnya matahati dan bu dhe yang membuat. Resepnya tentu saja sesuai apa kata Mbah Uti.  Kami membuat brownies kukus nih ceritanya Bahan:  6 butir telur 400 gr gula pasir 1/2 bungkus ovalet kecil 150 gr tepung terigu 60 gr coklat bubuk 1,5 sdm pasta coklat 300 gr margarin (dicairkan) Cara membuat: 1. Kocok telur dan gula sampai putih (better pake mixer biar gak pegel) 2. Masukkan ovalet 3. Masukkan tepung+coklat bubuk 4. Masukkan pasta coklat 5. Masukkan margarin (kalo udah kecanour rata matikan mixer) 6. Tuang ke loyang. Loyang yang kamu pake kalo yang ukuran 25 cm bisa jadi 3 loyang. Kalo yang 30 cm cukup 2 loyang 7. Masukkan ke kukusan yang udha dipanasin selama 45 menit 8. Angkat, tunggu dingin lalu hias deh Kami buatnya tanggal 25 dan sampai hari ini 31 masih oke kalo dimasukin pendingin. Selamat...

PKKS

Image
 Alhamdulillah bulan ini tuh berasa nano nano, sebenernya sih dari bulan lalu ya riweeuuhhh. Di bulan ini jane hanya ada beberapa agenda yang udah terjadwal, tapi....... ada beberapa agenda yang dadakan dan malah bikin seneng sih jane.  Akhir bulan lalu temenku merencanakan pernikahan dan tahukah kamu kapan tanggalnya? 12 Desember gengs, jadi ya lumayan berdampak sih dengan kegiatan sekolah yang lain. Loh kok bisa? Ya bisa kan ibunya temenku ibu kepala sekolah.  Oke gitu.  Trus tanggal 17 kemarin sekolahku kedatangan tamu PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) yang perlu disiapin tentunya. Kalo urusan berkas pembelajaran sih sebenarnya gak terlalu menghabiskan tenaga. Untuk aku pribadi yang membutuhkan tenaga ekstra adalah ngatur ulang kelasku, lama sekolah gak dipake buat belajar bareng anak-anak. Media jadi pada rusak dan kudu dibenahi, itu sih yang agak bikin ngosngosan. Ada  tugas lainnya ngebuat ppt profil dan nemenin mbak Fais yang dapet tugas buat video ...

Kenapa Pendidikan Luar Biasa/ Pendidikan Khusus?

  Kalau ada yang tanya kenapa PLB, jawabannya gak simpel nih karna panjang. Jadi saya akan ceritakan garis besar perjalanan meraih impian seorang Umi Layyina. Saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar kelas rendah, saya cukup sadar bahwa saya memiliki banyak sekali pertanyaan. Dulu perpustakaan di sekolah saya sanagt sepi tapi punya banyak sekali koleksi buku yang menyenangkan, jadi saya sering menghabiskan waktu di perpustakaan sekolah hanya untuk melihat lihat cerita pendek, majalah bobo maupun sekedar bermain. Alhasil banyak pertanyaan muncul ketikas saya membaca istilah yang tidak  saya pahami, dulu bapak selalu memberi nasihat bahwa disekolaha adalah tepatmu untuk bertanyajika kamu tidak tahu, kamu boleh mencari semua hal yang ingin kamu ketahui dan boleh bertanya jika tidak tahu kepada bapak atau ibu guru.  Dan disetiap akhir pembelajaran guru selalu bertanya,”Ada yang ingin ditanyakan?” , saat kalimat itu keluar hampir saya seau bertanya hal yang saya ingin ket...

Bromo

Image
 Lanjut ya ceritanya "Mbak kita ke hukit teletubbies dulu ya, trus pasir berbisik baru final ke kawah". Kata Pak Man setelab kami masuk ke dalam jeep. Kami memang sudah membuat rencana, karena dari paket bromo ini kami hanya bisa sampai jam 12 so lihat sunrise di Seruni Point maksimal jam 6 harus udah turun dan ternyata tepat.  Savana luas menyapa mata kami, tumbuhan perintis hidup disini tapi tidak dengan pohon, kata Pak Man ini efek dari kawah bromo yang kalau pas erupsomi abunya mematikan tumbuhan sekitar, thats why yang hidup disini hanya tumbuhan perintis dan rerumputan. Sungguh luar biasa ciptaan Allah betapa Allah Maha Kuasa menghidupkan mematikan.  Banyak yang jualan bunga edelweis dan bunga bunga lainnya disini, kalau edelweis buket kecil harganya 15k. Aku suka bunga-bunga yang dijual karna bentuknya seperti ilalang dan semuanya bunga yang tetep bagus kalo dikeringin.  Dari bukit teletubbies kami balik ke arah pasir berbisik, sejauh mata memandang nih yang d...

Langkah Seruni Point Bromo

Image
 "Lay berangkat besok yuk!" "Gila kamu, ayo da." Percakapan kami sore itu kemudian menghubungi teman di Pasuruan. Rencana dadakan yang kami susun, beberapa waktu lalu aku di Situbondo, mbak Paijun di Banyuwangi dna Kris di Pasuruan. Rencananya kami ingin main bareng ke Bromo sekitar awal bulan Desember. Padatnya pekerjaan membuat kami ingin lari sejenak mengistirahatkan pikiran dengan menikmati alam, tapi baru kami sepakat untuk berangkat tangga 5 Desember, Mbak Paijun menghubungiku Kamis sore dan mengajak berangkat Jum'at. Dan ajaibnya aku mengiyakan perjalnan, jadilah kami pesan kereta Jum'at pagi untuk keberangkatan jam dua siang. Keberangkatan yang terbilang nekat dan spontan, baru kali ini banget buat rencana dan langsung berangkat gitu aja. Nyari info tentang Bromo pun baru dilakuin malam hari pas udah di kosan Kris.  Sabtu siang kami berangkat menuju penginapan di daerah Sukapura namanya Rizky Homestay, seneng sih rumahnya enak dan nyaman dan yang pen...

Pak Layarnya di sebelah

Image
  Hari ini kami memulai perjalanan menuju kota Malang tepat ba'da ashar. Perjalanan menyenangkan melihat pohon dan bebatuan berbaris di hutan Baluran. Kami singgah di sebuah warung kaki lima yang menjual ikan bakar legendaris di depan Wisma Rengganis Situbondo.  Ikannya terasa segar dan bersih, yang istimewa adalah saos pendamping ikan bakar ini. Bukan menggunakan kecap beririskan bawang cabe kecap seperti biasanya, tapi ini menggunakan petis madura dengan irisan cabe dan sedikit perasan jeruk sambal.  Sekitar jam setengah tujuh malam kami melanjutkan perjalanan sambil menikmati binaran kilap lampu jalanan. Berhentilah kami di salah satu pom bensin Panarukan, penjaganya adalah seorang wanita.  Dia tersenyum meski wajahnya terlihat pucat dan lelah tapi dia tetap berusaha menunjukkan keramahan. Tiba digiliran kami, mbaknya berkata,"Pak layarnya ada di sebelah."  Kami pikir, kami diminta memindahkan mobil ke sebelah . Tapi ternyata mbaknya hanya ingin membe...