Posts

Showing posts from 2020

Resep Brownies Mbah Uti

 Desember ini Mbah Uti dapat cucu mantu, anak-anak matahati rewang dong. Kemarin kita buat Brownies untuk para tamu, percaya gak percaya beneran ini home made no tipu tipu. Squadnya matahati dan bu dhe yang membuat. Resepnya tentu saja sesuai apa kata Mbah Uti.  Kami membuat brownies kukus nih ceritanya Bahan:  6 butir telur 400 gr gula pasir 1/2 bungkus ovalet kecil 150 gr tepung terigu 60 gr coklat bubuk 1,5 sdm pasta coklat 300 gr margarin (dicairkan) Cara membuat: 1. Kocok telur dan gula sampai putih (better pake mixer biar gak pegel) 2. Masukkan ovalet 3. Masukkan tepung+coklat bubuk 4. Masukkan pasta coklat 5. Masukkan margarin (kalo udah kecanour rata matikan mixer) 6. Tuang ke loyang. Loyang yang kamu pake kalo yang ukuran 25 cm bisa jadi 3 loyang. Kalo yang 30 cm cukup 2 loyang 7. Masukkan ke kukusan yang udha dipanasin selama 45 menit 8. Angkat, tunggu dingin lalu hias deh Kami buatnya tanggal 25 dan sampai hari ini 31 masih oke kalo dimasukin pendingin. Selamat...

PKKS

Image
 Alhamdulillah bulan ini tuh berasa nano nano, sebenernya sih dari bulan lalu ya riweeuuhhh. Di bulan ini jane hanya ada beberapa agenda yang udah terjadwal, tapi....... ada beberapa agenda yang dadakan dan malah bikin seneng sih jane.  Akhir bulan lalu temenku merencanakan pernikahan dan tahukah kamu kapan tanggalnya? 12 Desember gengs, jadi ya lumayan berdampak sih dengan kegiatan sekolah yang lain. Loh kok bisa? Ya bisa kan ibunya temenku ibu kepala sekolah.  Oke gitu.  Trus tanggal 17 kemarin sekolahku kedatangan tamu PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) yang perlu disiapin tentunya. Kalo urusan berkas pembelajaran sih sebenarnya gak terlalu menghabiskan tenaga. Untuk aku pribadi yang membutuhkan tenaga ekstra adalah ngatur ulang kelasku, lama sekolah gak dipake buat belajar bareng anak-anak. Media jadi pada rusak dan kudu dibenahi, itu sih yang agak bikin ngosngosan. Ada  tugas lainnya ngebuat ppt profil dan nemenin mbak Fais yang dapet tugas buat video ...

Kenapa Pendidikan Luar Biasa/ Pendidikan Khusus?

  Kalau ada yang tanya kenapa PLB, jawabannya gak simpel nih karna panjang. Jadi saya akan ceritakan garis besar perjalanan meraih impian seorang Umi Layyina. Saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar kelas rendah, saya cukup sadar bahwa saya memiliki banyak sekali pertanyaan. Dulu perpustakaan di sekolah saya sanagt sepi tapi punya banyak sekali koleksi buku yang menyenangkan, jadi saya sering menghabiskan waktu di perpustakaan sekolah hanya untuk melihat lihat cerita pendek, majalah bobo maupun sekedar bermain. Alhasil banyak pertanyaan muncul ketikas saya membaca istilah yang tidak  saya pahami, dulu bapak selalu memberi nasihat bahwa disekolaha adalah tepatmu untuk bertanyajika kamu tidak tahu, kamu boleh mencari semua hal yang ingin kamu ketahui dan boleh bertanya jika tidak tahu kepada bapak atau ibu guru.  Dan disetiap akhir pembelajaran guru selalu bertanya,”Ada yang ingin ditanyakan?” , saat kalimat itu keluar hampir saya seau bertanya hal yang saya ingin ket...

Bromo

Image
 Lanjut ya ceritanya "Mbak kita ke hukit teletubbies dulu ya, trus pasir berbisik baru final ke kawah". Kata Pak Man setelab kami masuk ke dalam jeep. Kami memang sudah membuat rencana, karena dari paket bromo ini kami hanya bisa sampai jam 12 so lihat sunrise di Seruni Point maksimal jam 6 harus udah turun dan ternyata tepat.  Savana luas menyapa mata kami, tumbuhan perintis hidup disini tapi tidak dengan pohon, kata Pak Man ini efek dari kawah bromo yang kalau pas erupsomi abunya mematikan tumbuhan sekitar, thats why yang hidup disini hanya tumbuhan perintis dan rerumputan. Sungguh luar biasa ciptaan Allah betapa Allah Maha Kuasa menghidupkan mematikan.  Banyak yang jualan bunga edelweis dan bunga bunga lainnya disini, kalau edelweis buket kecil harganya 15k. Aku suka bunga-bunga yang dijual karna bentuknya seperti ilalang dan semuanya bunga yang tetep bagus kalo dikeringin.  Dari bukit teletubbies kami balik ke arah pasir berbisik, sejauh mata memandang nih yang d...

Langkah Seruni Point Bromo

Image
 "Lay berangkat besok yuk!" "Gila kamu, ayo da." Percakapan kami sore itu kemudian menghubungi teman di Pasuruan. Rencana dadakan yang kami susun, beberapa waktu lalu aku di Situbondo, mbak Paijun di Banyuwangi dna Kris di Pasuruan. Rencananya kami ingin main bareng ke Bromo sekitar awal bulan Desember. Padatnya pekerjaan membuat kami ingin lari sejenak mengistirahatkan pikiran dengan menikmati alam, tapi baru kami sepakat untuk berangkat tangga 5 Desember, Mbak Paijun menghubungiku Kamis sore dan mengajak berangkat Jum'at. Dan ajaibnya aku mengiyakan perjalnan, jadilah kami pesan kereta Jum'at pagi untuk keberangkatan jam dua siang. Keberangkatan yang terbilang nekat dan spontan, baru kali ini banget buat rencana dan langsung berangkat gitu aja. Nyari info tentang Bromo pun baru dilakuin malam hari pas udah di kosan Kris.  Sabtu siang kami berangkat menuju penginapan di daerah Sukapura namanya Rizky Homestay, seneng sih rumahnya enak dan nyaman dan yang pen...

Pak Layarnya di sebelah

Image
  Hari ini kami memulai perjalanan menuju kota Malang tepat ba'da ashar. Perjalanan menyenangkan melihat pohon dan bebatuan berbaris di hutan Baluran. Kami singgah di sebuah warung kaki lima yang menjual ikan bakar legendaris di depan Wisma Rengganis Situbondo.  Ikannya terasa segar dan bersih, yang istimewa adalah saos pendamping ikan bakar ini. Bukan menggunakan kecap beririskan bawang cabe kecap seperti biasanya, tapi ini menggunakan petis madura dengan irisan cabe dan sedikit perasan jeruk sambal.  Sekitar jam setengah tujuh malam kami melanjutkan perjalanan sambil menikmati binaran kilap lampu jalanan. Berhentilah kami di salah satu pom bensin Panarukan, penjaganya adalah seorang wanita.  Dia tersenyum meski wajahnya terlihat pucat dan lelah tapi dia tetap berusaha menunjukkan keramahan. Tiba digiliran kami, mbaknya berkata,"Pak layarnya ada di sebelah."  Kami pikir, kami diminta memindahkan mobil ke sebelah . Tapi ternyata mbaknya hanya ingin membe...

Aku Mau jadi Dokter!!

Image
  Akhirnya hari eksekusi inspirasi sekolah literasi telah datang dan terlampaui. Inspirasi sekolah literasi batch 7 ini dilaksanakan di SD N 5 Ketapang, kampung halamanku dsn momen pertamaku gabung secara formal bersama Rumah Literasi Indonesia. Dulu di desaku ini terhampar perkebunan kakao tempatku bermain di sumber tersebut Penawar. Masa kecil yang begitu terkenang, bahkan ketika kemah aku suka mengumpulkan kunang-kunang sebagai penerangan dalam tenda.  Kalau sekarang kalian tak akan menemukannya lagi bahkan tidak nampak bahwa tempat ini duljnya perkebunan lebat, Penawar memang masih ada meski tentu tak sealami dulu kala. Perkebunannya kini beralih fungsi menjadi PT Inka. Katanya sih akan menjadi lab kereta api. Semoga menjadi kebaikan bagi bumi dan juga masyarakat sekitar. . Kembali pada Inspirasi Sekolah Literasi jilid 7, tujuannya sih membagi spirit untuk maju dan berani memilih cita masa depan. Mengenalkan kepada anak-anak tentang profesi yang dimiliki para inspirator. H...

Panjang Umur Kebaikan

Image
 Sebuah upaya menyalurkan gelombang-gelombang kebaikan. Panjang umur kebaikan sebuah rangkaian kata yang diucapkan sebagai bentuk visi dari ruh perjuangan literasi yang berasal dari kampung halaman.  Inisiator Rumah Literasi Indonesia, yang mengawali dari lingkaran terkecil dalam hidupnya  Ia membaca kemudian membagikan apa yang dibaca agar memberikan efek. Mbak Hikmah (inisiator RLI) mengatakan pembaca yang sukses adalah mereka yang membagikan apa yang ia baca. Berbicara tentang memberi dan membagi tuk menyalurkan energi positif. Ingin membuat gelombang tapi apalah daya di awal saat memulai tentu tak bisa langsung besar. Maka mulai dari apa yang disukai, diminati dan dimiliki kemudian dibagi sambil diri terus mengisi. Tentu butuh keuletan, istiqamah dan tentu saja mencari dan bergerak bersama dengan orang-orang yang bermimpi indah yang sama.  . Tak dengan cara memaksa, tapi masuk kemudian mencoba mewarnai dimulai lagi-lagi apa minatnya.

Wisata Pikir Lawang H1 (Layaan Pendidikan Inklusi)

Image
"Mi, besok kita jadi berangkat ke Malang ya." Sore hari ummi Ufa menyampaikan rencana perjalanan besok. Sebuah pengalaman bersama mobil, jadilah selasa kemarin jam 10 malam kami melakukan perjalanan via darat menghunakan mobil lewat rute utara. Perjalanan kali ini kami berempat (Ummi Ufa, Dinda, Mas Tunggul dan Lay), sebenarnya udah persiapan sih minum dramamin tapi entah kenapa sampai lepas baluran aku mulai merasakan tanda-tanda mual dan drama berakhir jam 4 pagi saat sampai di pintu gerbang SLB Pembina Lawang. Rencananya Dinda akan meet up bersama teman-teman SMAnya, sesangkan kami akan menemani Ummi  berdiskusi tentang pendidikan inklusi bersama dengan tim dari LPKIPI. Diskusi dimulai jam setengah 2 dihadiri oleh dosen UM, LPKIPI dan orang-orang yang ikut terlibat dalam pembuatan modul ini. Merancang penyampaian materi dalam bentul modul yang berbicara tentang inklusi sangat luas sekali ternyata. Pendidikan inklusi pada intinya adalah bagaimana pendidikan bisa meng...

Ketika ingin nyaman di rumah

Ketika rumah tak menjadi tempat yang dirindukan tuk pulang Ketika rumah tak mampu memberikan arti nyaman Ketika rumah berarti bising Bukan karna isinya orang-orang jahat Melainkan ketidakpahaman Jika rumah menjadi lambang hal tak menyenangkan Jika rumah tak memberi dorongan tuk bertumbuh Jika harapan menjadi berbeda pandang Maka segalanya butuh pertimbangan Bukan. Bukan karena orang-orang ingin menghancurkan Hanya beda paham Yang kutahu rumah ingin masing-masing anggotanya bahagia Namun jalan yang ditempuh menghadirkan sebal Maka segalanya butuh perenungan Jangan mencoba mencari siapa yang salah Tapi cobalah melihat dari sudut-sudut yang belum pernah kau jamah Coba berfikir dari sisinya Bisa jadi malah akulah yang menyebalkan dari pandangannya Bisa jadi akulah yang menghadirkan keruwetan Maka segalanya butuh penerimaan Rehat sejenak berdiam sejenak Menyingkir sebentar sambil berfikir Kita tak mau selamanya saling menyakiti bukan? Meski kecil, yang namanya luka...

Trip to Pancoran

Baiklah pada tulisan kali ini aku ingin bercerita tentang perjalanan menuju Pancoran, Gunung Remuk Ketapang Banyuwangi. Kami (aku, Ummi Ufa dan Mbak Faiz) berangkat dari rumah Uti sekitar jam setengah dua siang, membawa bingkisan kurang lebih 40 kg menggunakan motor. Jadilah untuk perjalanan kali ini kami menggunakan 2 motor sebab meda tidak memungks melainkan untuk dijangkau dengan mobil. Kami berangkat dari Cungking melalui rute Kalipuro trus ke utara, di perjalanan kami lupa jalan mana yang harus diambil, nyasar gak? Hehehehhe nilah nikmat perjalanan yakni kesasar. Ternyata kami salah jalan masuk harusnya kami ke utara terus sampai bertemu masjid besar baru ke arah timur. Karena nyasar, kami harus membelah jalanan Gunung Remuk yang luar biasa romantis butuh perhatian lebih. Gak recomended untuk kamu yang baru belajar nik motor. Tahu lagu naik-naik ke puncak gunung gak? nah tuh deh cocok tapi beda dikit, karena jalanan batu bertanah juga rumah yang jarang membuat kami menaiki men...

Praktik MLM

Image
Pagi tadi jadwal ke sekolah, selama covid-19 ini sekolahku SLB Matahati menerapkan dua mode pembelajaran yakni daring dan luring (home schooling). Setiap hari Jum'at semua guru berkumpul untuk evaluasi mingguan sekaligus merancang program untuk minggu depan. Hari ini, jadwal kami menyampaikan amanah dari seseorang. Jadi saat Ramadhan kemarin, salah seorang teman Ummi Ufa mengajak kami untuk berbagi. Secara teknis sih sebenarnya beliau ingin berbagi dan meminta bantuan kami untuk mendistribusikan. Tentu saja kami mau, kalau berbagi duit kami belum bisa tapi Allah memberi jalan dengan berbagi tenaga dan pikir. Subhanallah masih banyak orang baik di bumi ini, beliau (donatur) benar-benar berbagi dengan jumlah yang gak kecil untuk orang-orang yang terdampak covid-19 di Banyuwangi. Alhasil Ramadhan kemarin berwarna banget karena diajak keliling deh sama Ummi, Mulai utara sampai selatan. Ketemu banyak orang inspiratif yang idealis kebaikannya, memberi insight buat pikirku. Nah s...

Fajar di Selat Bali

Image
Perjalanan menjumpai mentari pagi di selat bali, dari pantai Watudodol Banyuwangi Keindahan alam yang tersaji begitu romantis memanjakan mata yang memandang Hangatnya pelukan fajar bagi jiwa-jiwa yang mau menerimanya Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Lay Pic by Ros

Untuk Layyina

Image
Hai Lay, hari ini tanggal 1 juni hari lahir Pancasila dan besok tanggal 2 juni adalah hari lahirmu. Selamat mengulang syukur atas setiap perjalanan yang sudah kau lewati, percayalah bahwa segala sesuatu itu terjadi atas ijin Allah dan yakinlah pasti ada kebaikan disana untuk itu hamu harus terus mencari dan berpositif thinking kepada Allah. Layyina kamu adalah seorang yang baik dan santun juga lembut sesuai namamu. Sebagai seornag ibu kamu harus ingat bahwa setiap anak memiliki kemampuannya dan hak untuk bertumbuh juga berkembang. Jangan batasi pengetahuan mereka ya Lay, kamu harus jadi fasilitator yang baik untuk mengantarkan keberhasilan dunia akhirat mereka. Kamu gak 24 jam berada disisi mereka jadi kamu harus menyiapkan kemandirian dan kemampuan adaptasi mereka. Layyina ingatlah bahwa apa yang dilakukan dengan ketulusan hati pasti kan membuahkan kebaikan. Niat harus selalu kamu perbarui Lay, ingat lagi apa alasanmu melakukan sesuatu apa alasanmu memilih apa alasanmu berkata. M...

Nastar Nanas resep Bu Patin

Image
Resep ori dapur mamake, menjelang hari raya begini mamake suka banget buat kue. Meski pandemi, memasak tetap jadi rutinitas meski kuantitasnya dikurangi. Yang mau praktek boleh banget, asli ini enak bangets Bahan: Kuning telur 8 butir Susu dancow bubuk 2 sachet Vanili  Gula halus 3 ons Terigu 1 kg Hawaii 1 bungkus Tepung garut 1/4 kg Mentega1/2 kg Rum butter 2 ons Pewarna makanan kuning telur 1 tetes (boleh pakai boleh tidak, hanya untuk percantik warna) Selai nanas Cochocip Olesan: 1 kuning telur+satu tetes pewarna Cara membuat: Gula+telur+rum+susu+vanili dikocok sampai tercampur rata Masukkan mentega dan pewarna kuning telur Masukkan tepung sedikit demi sedikit Cetak bulat dan isi selai nanas dan hiasi dengan choco chip Letakkan di loyang olesi dengan campuran kuning telur dan pewarna Oven hingga matang

Sambung rahim part 2

Image
Persinggahan keempat Masih berada di wilayah yang sama yakni Cluring, kami menemui seorang kepala desa perempuan namanya Bu Kip. Seru sekali ternyata visi mereka tuk kepedulian terhadap masyarakat, dulu beliau pernah menjawabat sebagai salah satu dewan di Banyuwangi. Beliau berkisah bahwa menjadi lurah lebih menyenangkan dibandingkan menjadi dewan karna disini ia benar bisa melihat masyarakat secara langsung, berinteraksi secara langsung untuk melihat kebutuhan masyarakat. Kalau saat sebagai anggota dewan jarak jauh dan iklimnya berbeda sebab di kursi dewan isinya bukan bagaimana menumbuhkan tapi bagaimana pendapatku diterima oleh karena itu sikut sikutan adalah hal lumrah. Ia juga berkisah tentang slogan yang sering disebut pimpinana atas sebagai kerja nyata, Bu Kip berkata, pemimpin atas seringkali melakukan hal yang tak menyenangkan contohnya: mereka mengeluarkan berita terlebih dahulu kalau memberikan bantuan sebelum kerja dilakukan. Jadi saat berita sudah menyebar dimasyarakat...

Sambung rahim part 1

Image
Perjalanan luar biasa menyenangkan dan banyak cerita ku alami hari ini membersamai dua orang sahabat yang bisa dibilang sudah middle age. Berkeliling ke beberapa daerah Banyuwangi sejak pagi hingga menjelang berbuka. Mulai dari berangkat ke Genteng, Sragi, Cluring hingga Rogojampi. Perjalanan kali ini untuk melanjutkan estafet proyek baik yang dilaksanakan selam Ramadhan, kami berangkat sekitar jam setengah sepuluh pagi menuju Genteng lewat singojuruh. Perjalanan pertama www.google.com Sebuah urusan bisa tersambung bisa juga terpisah, maka bagi urusan yang harusnya terpisah lebih baik tak dicampur baur. Ini pelajaran yang kudapat pada tempat persinggahan pertama ini, berjumpa dengan orang baru. Dan tadi melihat tanaman yang baru kuketahui namanya Mojopahit, buah mojo yang rasanya pahit. Awalnya ku kira buah bali sebab bentuknya mirip, namun saat sudah dekat ternyata berbeda. kulit buah mojo sngat halus dan mengkilat.  Persinggahan kedua Perjalanan kali ini untuk menya...

Pembelajaran selama Pandemi

Kali ini kita akan sedikit berbincang tentang pembelajaran selama pandemi untuk anak-anak. Sebuah diskusi berbobot yang dilaksanakan oleh teman-teman guru dibawah bimbingan P4 dan perkins internasional membahas tentang apa sih yang bisa dilakukan guru khususnya guru pendidikan khusus selama pandemi ini. Meski sebenarnya materi ini juga bisa digunakan untuk semua guru dan anak non ABK. Pertama perlu kita bersama-sama bermuhasabah diri, merefleksi diri apa sih hikmah dari adanya pandemi ini terutama pada pembelajaran kita selama ini. Dalam kerja-kerja tumbuh kembang anak, yang berperan ada banyak multidisipliner, mulai dari orang tua, guru, keluarga, masyarakat. Masing-masing individu maupun kelompok ini menyumbang stimulus untuk tumbuh kembang anak. Namun jika biasanya urusan pembelajaran akan lebih dominan dilakukan oleh guru, kali ini tidak lagi. Sebab orang tualah yang menjadi leading sector pembelajaran anak saat ini.  Mengapa demikian? Karena selama covid-19 anak-anak aka...

Ngenyang/ Nowo/ Menawar

Image
"Lah biasanya loh cuma 8 ribu kok 10 ribu, gak mau aku mahal banget." Begitu katanya dengan suara lantang dan tinggi sampai orang-orang sekita memandang ke arah mereka Seorang pemuda penjual roti, ah kalau diposisi dia aku pasti malu tapi roti itu bukan miliknya yang bisa dijual seharga yang diminta si pembeli. Ia pun pergi sam bil menunduk dan berkata lirih "Ya sudah pak maaf harganya10 ribu". Kejadian sore ini di pasar. Ingin aku bilang ke mas mas penjual roti bahwa dia keren. Dan semoga ia bisa mencapai apa-apa yang ia citakan, semoga Allah ridhoi apa yang dilakukan dan semoga Allah karuniakan keberkahan. Jadi inget dulu waktu di kelas selepas subuh Ummi Masbihah bilang bahwa ummi tidak pernah menawar saat membeli, aku yang mendengarnya tentu tak sepakat. Maklum meski muda, jiwa emak-emak suka nawar sudah ada dalam diri. Tapi ummi bilang jangan begitu, karna islam itu mengatur hubungan bukan hanya dengan Allah tapi juga dengan sesama makhluk ciptaanNya. Ki...
Sajak ini kutulis untuk mbak Naim dan Danang Teman-teman yang kujumpai di perjalanan Hari ini di tengah pandemi, dua hati bersatu melangkah maju mengarungi kehidupan ada akad yang diucap Ada tekad yang tertancap, menyambut sunnah Rasulullah dengan mantap Dengan menyebut nama Allah Ikrar tuk berjuang bersama sebagai kekasih suci tlah disahkan Bersama hati dengan landasan Iman mengikatkan jiwa dan raga, mitsaqon golidzo Melipatgandakan kebaikan dan kebermanfaatan Doa'a-do'a yang teriring memekarkan senyum bukan hanya pada sepasang hati, tapi juga bagi kami yang ikut bahagia atas berita ini Selamat menempuh perjalanan baru Selamat bertumbuh bersama Semoga bahagia selalu membersamai Semoga cinta kalian terus tumbuh hingga nanti bersama anak-anak yang sholih sholihah Semoga kalian menjadi kekasih sehidup sesurga Baarakallahu lakuma wa baraka alaikuma wa jama'a bainahuma fii khoir

Wanita Kartini

Jika Kartini berangkat dari kata emansipasi Maka kini, kami para wanita berbicara tentang kontribusi Menyadari peran yang Allah titipkan pada diri Tuk saling melengkapi bersama para lelaki Kami bicara tentang peran luar yang diambil namun tetap fokus pada perkara domestik Menjadi ibu bagi anak-anak di dalam rumah Juga menjadi payung kasih bagi manusia di luar sana Karna pada setiap aliran darah yang Allah hadirkan kan diminta pertanggungjawaban Karna pada setiap kemampuan, kapasitas yang dimiliki terdapat hak manusia lain tuk menikmati Maka bertebaranlah kamu dimanapun itu sesuai mampumu  Menyebar manfaat dari apa yang ada padamu Selamat bertumbuh wanita Indonesia Bumi ini menanti sumbangsihmu

Manusia Kuat

Percakapan kita pagi ini tentang idealisme dan cinta. Bagi seorang dengan idealisme ia pasti memiliki cinta sejati, sebab pikir saja ia begitu teguh memegang apalagi perkara hati. Sebenarnya masing-masing kita pasti memiliki cinta sejati (jodoh yang sudah Allah siapkan), bedanya dengan para idealis adalah banyaknya permainan yang dilakukan dan ketidakseriusan yang mengakar dalam hidup. Karena bagi para pecinta sejati, segalanya akan mengakar kuat dan tumbuh kokoh. Perkara cinta yang adalah kata kerja maka ia butuh tertuang dalam tindak-tindak kerja yang nyata. Untuk para pecinta sejati meski cinta itu bisa saja tak bisa beralasan tapi ia pasti berlandasan. Seperti halnya pada mereka yang tergabung dalam suatu club, menyukai hal yang sama 

Batuk dan Bersin

Image
Hello sunshine Ada bayak hikmah yang tampak dari pandemi covid-19. Salah satunya adalah adab batuk dan bersin yang akhirnya ku ketahui. Ternyata selama ini caraku menutup mulut ketika batuk dan bersin tidak tepat. Jadi sebelumnya kalau batuk dan bersin aku menutup menggunakan kedua tangan, kamu gitu juga gak? Ternyata itu TIDAK tepat loh. Yang benar adalah kalau bersin dan batuk itu ditutup dengan lengan tangan. Kenapa begitu? Karna kalau kita menggunakan telapak tangan, akan sangat tentang menyebarkan virus. Soalnya kan sering kita melakukan banyak hal dengan telapak tangan. Kecuali kalau kamu habis bersin/ batuk langsung cuci tangan dengan sabun, maka gak masalah. Pasalnya adalah kita sering lupa kalau habis bersin/batuk malah pegang banyak hal. Oleh karena itu mari kita saling menjaga dengan salah satu caranya kita batuk dan bersin di lengan. Kalau mau lebih baik maka gunakanlah masker. Semangat hidup sehat dan saling menjaga.

Nama-nama Hewan dan bahasa inggrisnya

Hello sunshine hari ini sepupu kecilku panggil saja Anam kelas 2 SD, nah karna sekarang musimnya e-learning jadilah kami belajar di rumah. Nah tadi kita belajar bahasa jawa, eh ternyata tuga hari ini adalah Bahasa Inggris (ganti jadwal).  Nah tugasnya adalah menyebutkan nama-nama binatang. Jadilah kita ngelist dulu nih nama-nama hewan. Ini nih list name of animals yang akan dia hafal: Ayam: chicken Bebek: duck Angsa: goose Burung: bird Elang: eagle Merak: peacock Kelelawar: bat Burung hantu: owl Lebah: bee Kupu-kupu: butterfly Capung: dragonfly Lalat: fly Nyamuk: mosquito Semut: ant Kalajengking: scorpion Sapi: cow Kambing: goat Domba: Sheep Kuda: Horse Kudanil: Hippo Kelinci: Rabbit Kucing: cat Koala: koala Anjing: dog Tikus: Mouse Jerapah: giraffe Zebra: zebra Rakun: racoon Babi: pig Gajah: elephant Beruang: bear Serigala: wolf kanguru: Kangaroo Badak: rhino Monyet: monkey Gorila: gorilla Singa: Lion Harimau: Tiger Rusa: Deer Unta: Came...

Writing therapist

Jaman masih kuliah dulu ada matkul psikologi umum dosennya bu Tien. Pelajarannya waktu itu kita bahas teori frued tentang gunung es, dimana emosi manusia yang tampa seringkali seperti gunung es apalagi bagi mereka yang memiliki masalah namun tak segera diselesaikan. Teori gunung es ini maksunya, kalian tahu gunung es di lautan gak? Nah gunung es ini yang terlihat tak sama vesar dengan apa yang tak terlihat. Yang berada di bawah permukaan laut jauh lebih besar daripada yang terlihat. Maka jika terlalu overload manusia dalam menahan diri namun tidak menyelesaikan persoalan emosinya, akan jadi bom waktu dimana permukaan yang tak terlihat akan muncul ke permukaan dan ini bukan hal baik. Untuk itu kenapa setiap rasa negatif yang hadir sebab masalah harus diselesaikan, karna efek dari tidak selesainya persoalan akan menumpuk dan suatu saat akan muncul ke permukaan. Bahkan seringkali sampai orang yang mengalami ini akan kebingungan pada permasalahan aslinya.  Back to the topic Dulu...

Terkenang terlepas bahagia

Ku menemukanmu Dari puluh hari dalam bulan Berputar terkenang Dalam senyum dan tawa Ku mengenangmu Dalam masa terbilang tahun Dengan debar setiap memori yang muncul Membawa senyum diingatan Ku mengenalmu Diantara punggung-punggung yang saling berdesakan Ingin kupanggil tapi malu Namun senyum terbit begitu saja tanpa bisa ku cegah Ku menahannya Rasa yang ingin muncul kepermukaan Menyangkar kupu-kupu yang berterbangan Membekukan bunga yang ingin mekar Tapi senyum masih bisa kutampakkan karnamu Ku menyimpanmu Diruang labirin otakku yang berliku Juga diantara manusia-manusia yang tersimpan dalam hati Disela-sela masa remaja dan masa lalu Menjadi sebuah pelajaran berharga atas nama pertemanan dan persaudaraan Aku senang Aku bahagia Aku berharga Aku melangkah maju Ku kan terus bersinar seperti waktu-waktu lalu Pun juga denganmu semoga lelap dalam tidurmu Tak kuucap sampai jumpa nanti Banyuwangi, 26 Maret 2020 06.38

Insecure

Gadis kecil dipinggir jalan Ia yang membuat seorang menjadi pahlawan Dengan senyum dan tepuk tangannya Juga tatapan matanya Menjadi setanglai baby-breath bukan mawar Sebenarnya ia hanya pelengkap buka tokoh utama Tapi dengan adanya dia, buket bunga berisi mawar akan lebih terasa indah Ia kecil namun bermakna  Tak ada yang sia-sia dalam hidup ini Pun dengan dirimu Kau memang kecil dibanding semesta Namun kecilmu bisa jadi peran besar Kamu lupa bahwa gadis kecil adalah pemenang dalam hidupnya Dia adalah pemeran utama dalam kehidupannya Karna cerita itu miliknya Maka ia bebas berkreasi tumbuh menjadi seorang wanita Kamu lupa bahwa setangkai baby-breath Adalah utama bagi tanamannya Sebab dirinya atas ijin tuhan memiliki cerita Masing-masing kita punya posisi dan kondisi Pada masa kau melihat dirimu kecil Bukan berarti kau tak bisa melakukan apa-apa Justru dari kecilmu kau bisa berperan Karna tak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia Kau...

Sajak-sajak Kematian

Dalam bayangan setiap kata yang terucap Terlebih tentang kasih masa itu, kini dan yang akan datang Anak manusia ada yang berdarah-darah, ada pula yang seolah tertidur lelap tanpa goresan Ada yang berhari-hari terbaring, ada yang seketika terpejam pekat Tapi masing-masing mereka merasa hal yang sama Sama-sama berat bernafas dipenghujung waktu Satu hari, tujuh hari, 40, 100 lalu seribu Satu dua orang masih mengingat kemudian lambat laun terbawa senyap Hanya yang benar-benar kan mengingat Atau sekedar muncul "oh iya dia yang itu" Ada disuatu tempat seorang manusia menangis kala mengingat hari dimana kelopak terpejam Disertai gerimis, bahkan mentari mendukung seolah enggan terbit Memilih bersembunyi di balik awan Lalu sayup-sayup terdengar dari kejauhan suara manusia meringis tangis Bendera di ujung jalan berkibar sendu, putih kuning Dan kaki begitu pelan melangkah mendekat Gerombolan manusia tertunduk, wajah murung pakaian kelabu Saat kau langkahkan lagi kakimu ...

Maukah kau membantuku?

Kau bilang mata tak pernah berbohong Ibarat kaca bening yang mudah tertembus dan terlihat Wajab boleh saja tak terbaca, tapi mata kan slalu bercerita Katanya sih begitu Kalau begitu bisakah kau luangkan waktumu sejenak? Lihat aku sebentar tepat pada mata Bisakah kau membacanya? Bisakah kau katakan apa yang sedang kufikirkan? Kurasakan? Jangan salah sangka dulu Aku tak sedang mengujimu Aku hanya minta sedikit bantuan Sebab aku sedang bias dengan diriku sendiri Tentang apa yang terasa Sepertinya aku terlalu lama menahan dan menggunakan topeng Hingga aku lupa batasan topeng dan wajah asliku Jadi... Maukah kau membantuku? Katakan manusia seperti apa aku ini Dan apa harapanmu tentangku?
Sekiranya kepada langit ku sampaikan terimakasih Karnanya aku dapat melihat rembulan Kepada langit kuucapkan terimakasih Tlah diturunkannya hujan penyamar air mata Kepada langit kuutarakan tanya Apakah bulan kan muncul? Baiklah malam ini bulan mati, tapi aku masih ingin bertanya "Apakah rembulan tak akan muncul?" Bukan karna aku tak sabar akan waktu Atau aku tak menerima ketidak hadiran rembulan Aku hanya sedang ingin meyakinkan diri bahwa semua baik-baik saja Berulang kali ku katakan inilah yanh terbaik Namun... Sebagian giriku menolak setuju Bagaimana mungkin bisa baik-baik saja? Jika aku tak bisa melihat rembulan? Bagaimana mungkin malam tanpa rembulan? Tenang... Tenanglah... Aku tak menyalahkanmu atas kata 'pergi' Aku tahu ini memang sudah waktunya Hanya saja masih ada sisa takut disini Takut tak lagi bisa mengingat Semuanya Senyum, canda, Tinggimu yang tak seberapa Mata, suara Apa terlalu kekanakan? Semoga kau tak berkata begitu dan ...